Halo sobat pendidik yang penuh semangat!!👋
Pada bagian sebelumnya kita sudah membahas tentang manajemen pembiayaan pendidikan, nah sekarang kita akan membahas manajemen sarana dan prasarana pendidikan.
Sarana dan prasarana merupakan hal yang sangat vital dan hal yang sangat
penting dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran,
dalam kaitannya dengan pendidikan yang membutuhkan sarana dan prasarana dan juga
pemanfaatannya baik dari segi intensitas maupun kreatifitas dalam penggunaannya baik
oleh guru maupun oleh siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
Secara etimologis (bahasa) sarana pendidikan sarana berarti alat langsung untuk
mencapai tujuan pendidikan. misalnya; ruang, buku, perpustakaan, laboratorium dsb.
Dengan demikian dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa sarana dan prasarana
pendidikan itu adalah semua komponen yang sacara langsung maupun tidak langsung
menunjang jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu
sendiri. Sedangkan prasaran pendidikan adalah alat tidak langsung untuk mencapai
tujuan dalam pendidikan. misalnya: lokasi/tempat, bangunan sekolah, lapangan
olahraga, uang dsb. Menurut keputusan menteri P dan K No. 079/1975, sarana pendidikan terdiri dari
tiga kelompok besar yaitu :
1. Bangunan dan perabot sekolah.
2. Alat pelajaran yang terdiri dari pembukuan, alat alat peraga, dan laboratorium.
3. Media pendidikan yang dapat dikelompokkan menjadi audiovisual yang
menggunakan alat penampil dan media yang tidak menggunakan alat penampil.
Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa sarana dan
prasarana adalah komponen penting yang harus ada dalam pelaksanaan proses belajar
mengajar dan berpengaruh dalam tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Tujuan Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Pada dasarnya manajemen sarana dan prasarana pendidikan memiliki tujuan
sebagai berikut:
1. Menciptakan sekolah atau madrasah yang bersih, rapi, indah, sehingga
menyenangkan bagi warga sekolah atau madrasah.
2. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai baik secara kualitas maupun
kuantitas dan relevan dengan kepentingan dan kebutuhan pendidikan.
Secara lebih rinci Tim Pakar Manajemen Universitas Negeri Malang
mengidentifikasi beberapa hal mengenai tujuan sarana dan prasarana pendidikan yaitu:
- Untuk mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan melalui sistem
perencanaan dan pengadaan secara hati-hati dan saksama, sehingga sekolah atau
madrasah memiliki sarana dan prasarana yang baik sesuai dengan kebutuhan dana
yang efisien.
- Untuk mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana sekolah itu harus secara
tepat dan efisien.
- Untuk mengupayakan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikana secara teliti
dan tepat, sehingga keberadaan sarana dan prasarana tersebut akan selalu dalam
keadaan siap pakai ketika akan digunakan atau diperlukan.
Jadi, tujuan dari manajemen sarana dan prasarana pendidikan yaitu agar dapat
memberikan kontribusi yang optimal terhadap proses pendidikan dalam mencapai
tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Prinsip-prinsip Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Menurut Hunt Pierce prinsip dasar dalam manajemen sarana dan prasarana
disekolah sebagai berikut:
1. Lahan bangunan dan perlengkapan perabot sekolah harus menggambaran cita dan
citra masyarakat seperti halnya yang dinyatakan dalam filsafat dan tujuan
pendidikan.
2. Perencanaan lahan bangunan, dan perlengkapan-perlengkapan prabot sekolah
hendaknya merupakan pancaran keinginan bersama dan dengan pertimbangan suatu
tim ahli yang cukup cakap yang ada di masyarakat.
3. Lahan bangunan dan perlengkapan-perlengkapan prabot sekolah hendaknya
disesuaikan memadai bagi kepentingan anak-anak didik, demi terbentuknya
karakter mereka dan dapat melayai serta menjamin mereka diwaktu belajar,
bekerja, dan bermain sesuai dengan bakat mereka.
4. Lahan bangunan dan perlengkapan-perlengkapan prabot sekolah serta alat-alatnya
hendaknya disesuaikan dengan kepentingan pendidikan yang bersumber dari
kepentingan serta keutamaan atau manfaat bagi anak-anak/murid-murid dan guruguru.
5. Sebagai penanggung jawab harus membantu program sekolah secara efektif melatih
para petugas serta memilih alatnya dan cara menggunakannya agar mereka dapat
menyesuaikan diri serta mlaksanakan tugas-tugasnya sesuai dengan fungsi dan
profesinya.
6. Seorang penanggung jawab sekolah harus mempunyai kecakapan untuk mengenal,
baik kualitatif maupun kuantitatif serta menggunakan dengan tepat fungsi bangunan
dan perlengkapannya.
Nah, itu dia tentang manajemen sarana dan prasarana pendidikan semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian, sampai jumpa di pembahasan berikutnya ya!👋
Komentar
Posting Komentar